PASAR DUNIA TRANSAKSI BERKAH DAN TERPERCAYA

Pasar Dunia Membantu Penjualan dan pembelian barang dan jasa yang anda perlukan.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 09 April 2014

Batik Musim Dingin Untuk Pasar Dunia


TERASJAKARTA – Saat ini batik tidak hanya dipandang sebagai pakaian tradisional, tapi juga untuk kebutuhan sehari-hari. Namun, di kalangan pecinta mode internasional, batik dengan ragam corak dan warna yang cerah, dianggap sebagai busana musim panas. 
Akibatnya, memasuki musim dingin, pasar batik menurun. Atas alasan itulah Kementrian Perindustrian berniat memproduksi batik khusus yang akan dipasarkan di negara-negara empat musim. Tujuannya, memberikan pilihan kepada para pecinta batik.
"Kalau bicara musim di luar negeri, ada empat musim. Harus benar-benar diperhatikan bahan dan warnanya," kata Dirjen Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian, Euis Saedah, di JCC Senayan, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2014.
Euis mengatakan, pemilihan bahan sangat menentukan dalam pembuatan batik musim dingin. Masalahnya, musim negara beriklim sedang berbeda dengan negara beriklim tropis. Selain itu, warna favorit batik tersebut adalah warna indigo.
"Warna indigo karena sangat dikenal dunia. Indonesia juga penghasil warna indigo," kata dia.
Euis menambahkan batik ini membidik pasar negara beriklim sedang, seperti Eropa Timur. Dia berharap tren batik musim dingin ini diterima di dunia. "Harapannya bisa masuk majalah internasional, majalah fesyen. Mudah-mudahan tercapai," kata dia.
(tj4)
Sumberhttp://www.terasjakarta.com/

Senin, 07 April 2014

Kecanggihan Teknologi Kekuatan Utama Ubah Pasar Dunia

JAKARTA--MIOL: Kecanggihan dalam teknologi merupakan kekuatan paling penting yang mengubah pasar dunia namun kegagalan berinovasi dianggap sebagai salah satu dari tiga risiko yang terbesar yang dihadapi oleh dunia usaha dalam waktu tiga tahun mendatang.

Survei baru dari Economist Intelligence Unit, Senin mengatakan, teknologi dan inovasi bersama-sama menghasilkan alur ide-ide baru yang akan mendorong pertumbuhan dalam industri mulai dari bioteknologi dan perawatan kesehatan sampai dengan telekomunikasi dan piranti lunak. 

Lebih dari 75 persen percaya bahwa perawatan kesehatan, farmasi dan bioteknologi mempunyai prospek pertumbuhan yang paling menjanjikan, sementara itu 49 persen melihat telekomunikasi, piranti lunak dan komputer sebagai industri yang tumbuh paling cepat. 

Karena itu industri teknologi informasi (TI) akan semakin memerankan peran utama dalam mengelola operasional perusahaan yang semakin kompleks dan mengglobal, kata Survei itu yang mewawancarai 500 pemimpin bisnis di seluruh dunia. 

Menurut Survei itu, pasar baru China, India, dan Eropa semakin menekan pasar yang sudah ada, teknologi informasi akan menjadi semakin penting untuk membantu perusahaan-perusahaan mengawasi operasional global mereka dan bersaing dengan pesaing baru. 

"Semua CEO mengerti bahwa di pasar yang semakin kompetitip saat ini, inovasi merupakan hal yang sangat penting untuk dapat bertahan," kata Executive Vice President Oracle Asia Pasific, Derek Williams. 

Menurut dia, CEO yang sukses dengan bisnis yang berkembang adalah mereka yang menempatkan teknologi informasi pada inti strategi manajemen. 

Di Oracle, kami terus membantu perusahaan di seluruh dunia untuk berinovasi. Dengan menggunakan teknologi yang terkini seperti Grid Computing, Service Oriented Architecture, dan Mobile Computing bisnis dapat meningkatkan produktifitas dan mempercepat pertumbuhan, kata Derek Williams. 

Para eksekutif optimis tentang prospek bisnis global, tetapi mereka menyadari bahwa mendorong inovasi, kepuasan pelanggan dan efisiensi biaya, dan memanfaatkan teknologi adalah sangat penting jika ingin bertahan dalam kondisi pasar yang semakin kompetitip pada 2005. 

Dua pertiga percaya bahwa kualitas infrastruktur teknologi informasi mempunyai dampak kuat sampai sedang pada daya saing negara, sedangkan sepertiga lagi menganggap kegagalan berinovasi sebagai salah satu dari tiga risiko terbesar yang dihadapi perusahaan mereka dalam tiga tahun mendatang, kata survei itu. 

Editorial Director for the Economist Intelligence Unit, Daniel Franklin mengatakan, saat ini eksekutif melihat teknologi sebagai salah satu kekuatan penting yang mengubah pasar global. 

Perusahaan bergantung pada teknologi informasi untuk menghubungkan dan mengelola operasional global mereka, tetapi mereka juga melakukan pengamatan untuk melihat bagaimana teknologi berdampak pada bisnis mereka di masa depan, katanya. (Ant/O-1) 

Sabtu, 05 April 2014

Pasar Daging Haram di Tomohon Disebut Sebagai Paling Menjijikkan di Dunia

Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Abdul Razak mengatakan, Indonesia dan Malaysia sepakat meningkatkan kerjasama di bidang minyak kelapa sawit agar bisa diterima sebagai produk yang ramah lingkungan di pasar Internasional. Hal itu penting, karena kedua negara merupakan negara produsen penghasil minyak sawit terbesar di dunia.
"Malaysia dan Indonesia merupakan negara produsen utama minyak kelapa sawit di dunia. Kerjasama di antara kita harus ditingkatkan sebab kita perlu memberi suatu keyakinan agar harga minyak sawit lebih satbil dan adil kepada kedua negara kita di pasar internasional," tutur Najid dalam pernyataan pers di Istana Merdeka, Kamis (19/12).
Najib mengatakan, tidak adil bila minyak kelapa sawit dicap negatif di pasar internasional. Pasalnya, hal itu merugikan Indonesia dan Malaysia sebagai pemasok utama produk sawit dan berdampak negatif bagi rakyat kedua negara yang memproduksi minyak sawit.
Dengan dihapuskannya label negatif terhadap minyak sawit, maka Indonesia dan Malaysia akan merasakan keuntungannya.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sependapat dengan Najib. SBY menegaskan, kedua negara harus memperjuangkan minyak sawit di pasar internasional dan menghapus label negatif terhadap minyak sawit.
Selain itu, dalam pertemuan itu, SBY juga mengatakan pemerintah telah membicarkaan persoalan asap yang sering kali menganggu hubungan kedua negara.
Sebagai solusinya, kedua negara akan melakukan kerjasama untuk mengelola asap. Indonesia sendiri terus meningkatkan kewaspadaan akan munculnya pembakaran lahan yang bisa menimbulkan asap yang cukup besar dan menganggu negara lain.
Kedua negara juga sepakat meningkatkan kerjasama dalam menangani nelayan yang memasuki wilayah perairan masing-msing.
Dengan adanya penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Indonesia-Malaysia, maka diharapkan persoalan penangkapan nelayan Indonesia dan nelayan Malaysia bisa diselesaikan dengan baik.
Sementara di bidang pertahanan, kedua kepala pemerintahan sepakat menjaga hubungan baik kedu anegara, dan meningkatkan kerjasama di bidang hukum untuk mengurangi kejahatan transnasional.
(sumber: Kontan)

Kamis, 03 April 2014

Terigu Indonesia Makin Dilirik Pasar Dunia

Terigu Indonesia Makin Dilirik Pasar Dunia


Jakarta - Industri terigu dalam negeri telah menemukan kepercayaan diri. Pasalnya saat ini terigu RI sudah mulai dilirik beberapa negara tetangga seperti Filipina, Singapura, Korea Selatan dan Jepang. Selain itu, industri tepung terigu di Indonesia masih mengalami pertumbuhan yang cukup baik, bahkan kini tepung terigu RI sudah masuk ke berbagai belahan dunia melalui ekspor.

Ketua Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) Franciscus Welerang seusai bertemu dengan Menteri Perindustrian MS Hidayat di Jakarta mengatakan, produksi tepung terigu Indonesia per tahun mencapai 6 juta ton sedangkan permintaan konsumen lokal terhadap tepung terigu pada tahun 2011 mencapai angka 5,3 juta ton.

"Industri tepung terigu di tahun 2011 secara nasional permintaannya sudah mencapai 5,3 juta ton tepung terigu diantara itu di dalamnya ada 14 % impor. Dan 90 % di konsumsi lokal," kata dia di Jakarta, Rabu (25/4).

Dia memaparkan industri seperti mie instan, biskuit, roti dan produk lain yang berbasis tepung terigu juga menunjukan tren positif pada tahun 2011."Disamping itu industri kebawahnya seperti biskuit mie instant, roti dan sebagainya juga sudah ekspor dengan nilai di 2011 tumbuh 26%," tuturnya.

Di tempat yang sama, Menteri Perindustrian MS Hidayat memaparkan akan adanya pabrik baru yang dibangun di Indonesia pada tahun ini karena nilai tambah industri tepung terigu di Indonesia melonjak tinggi. "Mereka tadi menyampaikan bahwa value added industri terigu di dalam negeri itu melonjak tinggi, sehingga dalam tempo satu tahun ini akan ada 5 pabrik baru yang beroperasi. Sehingga total indusrti terigu kita akan ada 23," ungkap Hidayat.

Dengan kondisi ini bertambahnya value added, jelasnya, Indonesia akan dijadikan basis produksi industri terigu untuk memasok Asia Timur. Menurut Mantan Ketua Kadin tersebut, industri tepung terigu yang saat ini ada 18, akan meningkat menjadi 23, jadi memang pertumbuhan investasi industri tepung terigu sangat kondusif.

Dalam 23 tahun ke depan investor yang akan berinvestasi mendirikan pabrik terigu adalah PT Sari Pangan Makmur Sejahtera yang membangun pabrik di 4 lokasi yakni di Palembang, Pontianak, Bangkalan, dan Medan. Sementara untuk pabriR yang lain adalah PT Sarana Prima Makmur Sejahtera, PT Tarlindo Makmur Abadi, PT Istana Kanya, dan PT Bungasari Flour Mills.

Lebih jauh Hidayat menuturkan apabila di 2013 pertumbuhan pasar konsumen tepung terigu mencapai 7%, itu nilainya sama dengan pembangunan pabrik baru."Jadi kalau anda bisa hitung kalau 6,3 juta ton giling kalau dia tumbuh 6 sampai 7% secara kasar, itu sama dengan 1 pabrik tepung terigu jadi sama dia dengan industri semen ,kalau nambah berapa % dia nambah satu pabrik," ungkapnya.

Mencabut Gugatan

Sebelumnya Aptindo menggugat Melikeu di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta mengenai dumping terigu Turki yang dianggap tidak melindungi Industri terigu dalam negeri.Namun Saat Aptindo telah mencabut gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta mengenai dumping terigu Turki yang sebelumnya ditujukan kepada Menteri Keuangan Agus Martowardojo."Soal dumping kita ada perubahan sedikit, kita sudah cabut gugatan PTUN, dan kami akan mengalihkan dengan suatu proses tersendiri," ungkap Franky.

Franky enggan menyebutkan langkah apa yang sedang diambil mengalihlkan masalah ini. Seperti diberitakan sebelumnya Aptindo mengajukan gugatan ke PTUN Jakarta melawan Menteri Keuangan Agus Marto wardojo.
Sumber : harian Ekonomi Neraca

Selasa, 01 April 2014

Guru Ngaji YGNI Berkualitas Tembus Pasar Dunia

Dengan pemberlakuan standar nasional pendidikan diberlakukan maka para pendidik atau guru termasuk guru ngaji dituntut untuk menyesuaikan dengan permintaan kurikulum yang berlaku.
Sebagai pendidik guru ngaji mempunyai peranan penting dalam mendukung tujuan pendidikan nasional, termasuk dengan guru ngaji YGNI yang terus berusaha untuk menyesuaikan kompetensinya dalam pendidikan keagamaan atau Diniyah terutama yang bergerak di Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) dan Diniyah Takmiliyah Wustho atau Ulya (DTW/DTUy) serta yang berada di Taman Pendidikan Alquran (TPQ) dan Remaja Masjid.

Guru ngaji YGNI telahg terbukti mempunyai produk pendidikan yang sangat berkualitas yaitu siswa atau santri usia PAUD ( berumur 4-6 tahun ) dapat membaca alquran sesuai tajwid dengan metoda SW, dapat membaca huruf latin dengan lancar metode SW atau Rariru, dapat menyelesaikan operasi hitun penjumlahan dan pengurangan dalam angka ribuan dan dapat mencongak berhitung baik pengurangan dan penjumlahan dalam angka ribuan,dan dapat menjawab pertanyaan dari bacaan yang dibaca ( soal cerita), dan hafalan suratan dan doa pendek tanpa anak merasa dibebani.

Prestasi Guru ngaji YGNI sudah terbukti dimasyarakat bahkan belum ada lembaga pendidikan yang mampu mendandinginya dalam proses pembelajaran anak PAUD untuk Kemampuan Dasar Siswa tersebut. Padahal banyak sekolah yang menarik biatya sangat mahal dan siswa tidak mampu apa-apa , padahal di Guru ngaji YGNI santri atau siswa banyak yang ggratis tidak membayar iuran sekolah sepeserpun.

Proses pembelajaran dan hasil pprestasi yang sangat genilang ini tentu kalau dikembangkan akan mampu menembus Pasar Dunia dalam proses atau metide mengajar siswa, Salah satu guru di Guru ngaji YGNI khususnya penggeraknya yaitu Raras Wuri Miswandaru, SPdI yang sedang menyelesaikan kuliah program Magister Pendidikan Islam mengatakan bahwa : " Proses Pendidikan kami dilandasi dengan keikhalasan dan ketekunan serta komitmen akan pentingnya pendidikan dan dilakukan dengan hati yang senang maka hasilnya akan maksimal , Karena allah akan memberikan rahmat kepada orang yang mencari ilmu dan mengajar yang dilandasi keikhlasan, ketekunan dan kegembiraan.

Lembaga pendidikan YGNI khususnys di LPDF-PDNF / Pondok Pesantren Shidiqiin Wara` merupakan lembaga pendidikan dengan konsep kemajuan umat di masa depan dan berakidah dan berakhlaq Islamuy, walau dalam perjalanannya banyak kendala dan rintangan, diantaranya proses kegiatan belajar mengajar (KBM) dilakukan di emper masjid Wakafiyah Alhidayah Karangduren Purwojati Banyumas, tidak ada dukungan dana namun yang mencukupi, mendapat perlawanan dan dimusuhi oleh lembaga pendidikan lain.
................Test

Senin, 31 Maret 2014

Penjualan Dan Pengetahuan Tentang Bebek

Jual Penjualan Bibit atau Indukan Bebek atau Itik
  1. Daftar Harga Diupdate Per 1 Aril 2014
  2. Harga dapat berubah sewaktu-waktu

Kelas
USIA
Harga (Rp)/ekor
Bebek A
dod
5.000
Bebek B
I minggu
6.500
Bebek C
1 bulan
12.500
Bebek D
Siap Telor
65.000
Bebek

1. SEJARAH SINGKAT
Itik dikenal juga dengan istilah Bebek (bhs.Jawa). Nenek moyangnya berasal dari Amerika Utara merupakan itik liar ( Anas moscha) atau Wild mallard. Terus menerus dijinakkan oleh manusia hingga jadilah itik yang diperlihara sekarang yang disebut Anas domesticus (ternak itik).
2. SENTRA PETERNAKAN
Secara internasional ternak itik terpusat di negara-negara Amerika utara, Amerika Selatan, Asia, Filipina, Malaysia, Inggris, Perancis (negara yang
mempunyai musim tropis dan subtropis). Sedangkan di Indonesia ternak itik terpusatkan di daerah pulau Jawa (Tegal, Brebes dan Mojosari), Kalimantan (Kecamatan Alabio, Kabupaten Amuntai) dan Bali serta Lombok.
3. J E N I S
Klasifikasi (penggolongan) itik, menurut tipenya dikelompokkan dalam 3 (tiga) golongan, yaitu:
1) Itik petelur seperti Indian Runner, Khaki Campbell, Buff (Buff Orpington) dan CV 2000-INA;
2) Itik pedaging seperti Peking, Rouen, Aylesbury, Muscovy, Cayuga;
3) Itik ornamental (itik kesayangan/hobby) seperti East India, Call (Grey Call), Mandariun, Blue Swedish, Crested, Wood.
Jenis bibit unggul yang diternakkan, khususnya di Indonesia ialah jenis itik petelur seperti itik tegal, itik khaki campbell, itik alabio, itik mojosari, itik bali, itik CV 2000-INA dan itik-itik petelur unggul lainnya yang merupakan produk dari BPT (Balai Penelitian Ternak) Ciawi, Bogor.
4. MANFAAT
1) Untuk usaha ekonomi kerakyatan mandiri.
2) Untuk mendapatkan telur itik konsumsi, daging, dan juga pembibitan ternak itik.
3) Kotorannya bisa sebagai pupuk tanaman pangan/palawija.
4) Sebagai pengisi kegiatan dimasa pensiun.
5) Untuk mencerdaskan bangsa melalui penyediaan gizi masyarakat.
5. PERSYARATAN LOKASI
Mengenai lokasi kandang yang perlu diperhatikan adalah: letak lokasi lokasi jauh dari keramaian/pemukiman penduduk, mempunyai letak transportasi yang mudah dijangkau dari lokasi pemasaran dan kondisi lingkungan kandang mempunyai iklim yang kondusif bagi produksi ataupun produktivitas ternak. Itik serta kondisi lokasi tidak rawan penggusuran dalam beberapa periode produksi.
6. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
Sebelum seorang peternak memulai usahanya, harus menyiapkan diri, terutama dalam hal pemahaman tentang pancausaha beternak yaitu (1).
Perkandangan; (2). Bibit Unggul; (3). Pakan Ternak; (4). Tata Laksana dan (5). Pemasaran Hasil Ternak.
6.1. Penyiapan Sarana dan Peralatan
1. Persyaratan temperatur kandang ± 39 derajat C.
2. Kelembaban kandang berkisar antara 60-65%
3. Penerangan kandang diberikan untuk memudahkan pengaturan kandang agar tata kandang sesuai dengan fungsi bagian-bagian kandang
4. Model kandang ada 3 (tiga) jenis yaitu:
a. kandang untuk anak itik (DOD) oada masa stater bisa disebut juga kandang box, dengan ukuran 1 m2 mampu menampung 50 ekor DOD
b. kandang Brower (untuk itik remaja) disebut model kandang Ren/kandang kelompok dengan ukuran 16-100 ekor perkelompok
c. kandang layar ( untuk itik masa bertelur) modelnya bisa berupa kandang baterei ( satu atau dua ekor dalam satu kotak) bisa juga berupa kandang lokasi ( kelompok) dengan ukuran setiap meter persegi 4-5 ekor itik dewasa ( masa bertelur atau untuk 30 ekor itik dewasa dengan ukuran kandang 3 x 2 meter).
5. Kondisi kandang dan perlengkapannya
Kondisi kandang tidak harus dari bahan yang mahal tetapi cukup sederhana asal tahan lama (kuat). Untuk perlengkapannya berupa tempat makan, tempat minum dan mungkin perelengkapan tambahan lain yang bermaksud positif dalam managemen
6.2. Pembibitan
Ternak itik yang dipelihara harus benar-benar merupakan ternak unggul yang telah diuji keunggulannya dalam memproduksi hasil ternak yang diharapkan.
1) Pemilihan bibit dan calon induk
Pemilihan bibit ada 3 ( tiga) cara untuk memperoleh bibit itik yang baik adalah sebagai berikut :
a. membeli telur tetas dari induk itik yang dijamin keunggulannya
b. memelihara induk itik yaitu pejantan + betina itik unggul untuk mendapatkan telur tetas kemudian meletakannya pada mentok, ayam atau mesin tetas
c. membeli DOD (Day Old Duck) dari pembibitan yang sudah dikenal mutunya maupun yang telah mendapat rekomendasi dari dinas peternakan setempat.Ciri DOD yang baik adalah tidak cacat (tidak sakit) dengan warna bulu kuning mengkilap.
2) Perawatan bibit dan calon induk
a. Perawatan Bibit
Bibit (DOD) yang baru saja tiba dari pembibitan, hendaknya ditangani secara teknis agar tidak salah rawat. Adapun penanganannya sebagai berikut: bibit diterima dan ditempatkan pada kandang brooder (indukan) yang telah dipersiapkan sebelumnya. Dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam brooder adalah temperatur brooder diusahakan yang anak itik tersebar secara merata, kapasitas kandang brooder (box) untuk 1 m2 mampu menampung 50 ekor DOD, tempat pakan dan tempat minum sesuai dengan ketentuan yaitu jenis pakan itik fase stater dan minumannya perlu ditambah vitamin/mineral.
b. Perawatan calon Induk
Calon induk itik ada dua macam yaitu induk untuk produksi telur konsumsi dan induk untuk produksi telur tetas. Perawatan keduanya sama saja, perbedaannya hanya pada induk untuk produksi telur tetas harus ada pejantan dengan perbandingan 1 jantan untuk 5 – 6 ekor betina.
3) Reproduksi dan Perkawinan
Reproduksi atau perkembangbiakan dimaksudkan untuk mendapatkan telur tetas yang fertil/terbuahi dengan baik oleh itik jantan. Sedangkan sistem perkawinan dikenal ada dua macam yaitu itik hand mating/pakan itik yang dibuat oleh manusia dan nature mating (perkawinan itik secara alami).
6.3. Pemeliharaan
1. Sanitasi dan Tindakan Preventif
Sanitasi kandang mutlak diperlukan dalam pemeliharaan itik dan tindakan preventif (pencegahan penyakit) perlu diperhatikan sejak dini untuk mewaspadai timbulnya penyakit.
2. Pengontrol Penyakit
Dilakukan setiap saat dan secara hati-hati serta menyeluruh. Cacat dan tangani secara serius bila ada tanda-tanda kurang sehat pada itik.
3. Pemberian Pakan
Pemberian pakan itik tersebut dalam tiga fase, yaitu fase stater (umur 0–8 minggu), fase grower (umur 8–18 minggu) dan fase layar (umur 18–27 minggu). Pakan ketiga fase tersebut berupa pakan jadi dari pabrik (secara praktisnya) dengan kode masing-masing fase.
Cara memberi pakan tersebut terbagi dalam empat kelompok yaitu:
a. umur 0-16 hari diberikan pada tempat pakan datar (tray feeder)
b. umur 16-21 hari diberikan dengan tray feeder dan sebaran dilantai
c. umur 21 hari samapai 18 minggu disebar dilantai.
d. umur 18 minggu–72 minggu, ada dua cara yaitu 7 hari pertama secara pakan peralihan dengan memperhatikan permulaan produksi bertelur sampai produksi mencapai 5%. Setelah itu pemberian pakan itik secara ad libitum (terus menerus).
4.
Dalam hal pakan itik secara ad libitum, untuk menghemat pakan biaya baik tempat ransum sendiri yang biasa diranum dari bahan-bahan seperti jagung, bekatul, tepung ikan, tepung tulang, bungkil feed suplemen Pemberian minuman itik, berdasarkan pada umur itik juga yaitu :
a. umur 0-7 hari, untuk 3 hari pertama iar minum ditambah vitamin dan mineral, tempatnya asam seperti untuk anak ayam.
b. umur 7-28 hari, tempat minum dipinggir kandang dan air minum diberikan secara ad libitum (terus menerus)
c. umur 28 hari-afkir, tempat minum berupa empat persegi panjang dengan ukuran 2 m x 15 cm dan tingginya 10 cm untuk 200-300 ekor. Tiap hari dibersihkan.
5.
6. Pemeliharaan Kandang
Kandang hendaknya selalu dijaga kebersihannya dan daya gunanya agar produksi tidak terpengaruh dari kondisi kandang yang ada.
7. HAMA DAN PENYAKIT
Secara garis besar penyakit itik dikelompokkan dalam dua hal yaitu:
1) penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti virus, bakteri dan protozoa
2) penyakit yang disebabkan oleh defisiensi zat makanan dan tata laksana perkandangan yang kurang tepat
Adapun jenis penyakit yang biasa terjangkit pada itik adalah:
1. Penyakit Duck Cholera
Penyebab: bakteri Pasteurela avicida.
Gejala: mencret, lumpuh, tinja kuning kehijauan.
Pengendalian: sanitasi kandang,pengobatan dengan suntikan penisilin pada urat daging dada dengan dosis sesuai label obat.
2. Penyakit Salmonellosis
Penyebab: bakteri typhimurium.Gejala: pernafasan sesak, mencret.
Pengendalian: sanitasi yang baik, pengobatan dengan furazolidone melalui pakan dengan konsentrasi 0,04% atau dengan sulfadimidin yang dicampur air minum, dosis disesuaikan dengan label obat.
8. P A N E N
8.1. Hasil Utama
Hasil utama, usaha ternak itik petelur adalah telur itik
8.2. Hasil Tambahan
Hasil tambah berupa induk afkir, itik jantan sebagai ternak daging dan kotoran ternak sebagai pupuk tanam yang berharga
9. PASCA PANEN
Kegiatan pascapanen yang bias dilakukan adalah pengawetan. Dengan pengawetan maka nilai ekonomis telur itik akan lebih lama dibanding jika tidak dilakukan pengawetan. Telur yang tidak diberikan perlakuan pengawetan hanya dapat tahan selama 14 hari jika disimpan pada temperatur ruangan bahkan akan segera membusuk. Adapun perlakuan pengawetan terdiri dari 5 macam, yaitu:
a) Pengawetan dengan air hangat
Pengawetan dengan air hangat merupakan pengawetan telur itik yang paling sederhana. Dengan cara ini telur dapat bertahan selama 20 hari.
b) Pengawetan telur dengan daun jambu biji
Perendaman telur dengan daun jambu biji dapat mempertahankan mutu telur selama kurang lebih 1 bulan. Telur yang telah direndam akan berubah warna menjadi kecoklatan seperti telur pindang.
c) Pengawetan telur dengan minyak kelapa
Pengawetan ini merupakan pengawetan yang praktis. Dengan cara ini warna kulit telur dan rasanya tidak berubah.
d) Pengawetan telur dengan natrium silikat
Bahan pengawetan natrium silikat merupkan cairan kental, tidak berwarna, jernih, dan tidak berbau. Natirum silikat dapat menutupi pori kulit telur sehingga telur awet dan tahan lama hingga 1,5 bulan. Adapun caranya adalah dengan merendam telur dalam larutan natrium silikat10% selama satu bulan.
e) Pengawetan telur dengan garam dapur
Garam direndam dalam larutan garam dapur (NaCl) dengan konsentrasi 25- 40% selama 3 minggu.
10. ANALISIS EKONOMI BUDIDAYA TANAMAN
10.1. Analisis Usaha Budidaya
Perkiraan analisis budidaya itik di Semarang tahun 1999 adalah sebagai berikut:
1) Permodalan
a. Modal kerja
- Anak itik siap telur um 6 bl 36 paketx500 ek x Rp 6.000
- Biaya kelancaran usaha dan lain-lain
Rp 108.000.000,-
Rp 4.000.000,-
b. Modal Investasi
- Kebutuhan kandang 36 paket x Rp 500.000,-
Rp 18.000.000,-
Jumlah kebutuhan modal
Prasyaratan kredit yang dikehendaki:
- Bunga (menurun) 20% /tahun
- Masa tanggung angsuran 1 tahun
- Lama kredit 3 tahun Rp 130.000.000,-
2) Biaya-biaya
a. Biaya kelancaran usaha dan lain-lain Rp 4.000.000,-
b. Biaya tetap
- Biaya pengambalian kredit:
- Biaya pengambalian angsuran dan bunga tahun I
- Biaya pengambalian angsuran dan bunga tahun II
- Biaya pengambalian angsuran dan bunga tahun III
- Biaya penyusutan kandang:
- biaya penyusutan kandang tahun I
- biaya penyusutan kandang tahun II
- biaya penyusutan kandang tahun III
Rp 14.723.000,-
Rp 86.125.000,-
Rp 73.125.000,-
Rp 3.600.000,-
Rp 3.600.000,-
Rp 3.600.000,-
3) Biaya tidak tetap
a. Biaya pembayaran ransum:
- biaya ransum tahun I
- biaya ransum tahun II
- biaya ransum tahun III
Rp 245.700.000,-
Rp 453.600.000,-
Rp 453.600.000,-
b. Biaya pembayaran itik siap produksi:
- pembayaran tahun I
- pembayaran tahun II
- pembayaran tahun III
Rp 108.000.000,-
-
-
c. Biaya pembayaran obat-obatan:
- biaya pembayaran obat-obatan tahun I
- biaya pembayaran obat-obatan tahun II
- biaya pembayaran obat-obatan tahun III
(Biaya obat-obatan adalah 1% dari biaya ransum)
Rp 2.457.000,-
Rp 4.536.000,-
Rp 4.436.000,-
4) Pendapatan
a. Penjualan telur tahun I Rp 384.749.920,-
b. Penjualan telur tahun II Rp 615.600.000,-
c. Penjualan telur tahun III Rp 615.600.000,-
d. Penjualan itik culling 2 x 1.425 x Rp 2.000,- Rp 5.700.000,-
10.2. Gambaran Peluang Agribisnis
Telur dan daging itik merupakan komoditi ekspor yang dapat memberikan keuntungan besar. Kebutuhan akan telur dan daging pasar internasional sangat besar dan masih tidak seimbang dari persediaan yang ada. Hal ini dapat dilihat bahwa baru dua negara Thailand dan Malaysia yang menjadi negara pengekspor terbesar. Hingga saat ini budidaya itik masih merupakan komoditi yang menjanji untuk dikembangkan secara intensif.

Penjualan Dan Pengetahuan Kambing dan Domba

Sedia Penjualan Kambing Dan Domba


Daftar Harga Kambing Per 1 April 2014


Jenis  Kambing
Berat (Kg)
Harga (Rp)
Kambing Kelas A
16-20
1.350.000
Kambing Kelas B
21-24
1.400.000-1.600.000
Kambing Kelas C
25-28
1.700.000-1.900.000
Kambing Super A
29-32
2.000.000-2.200.000
Kambing Super B
33-35
2.300.000-2.600.000
Kambing Super C
36 lebih
2.700.000-3.100.000


Daftar Harga Domba Per 1 April 2014

Jenis  Domba
Berat (Kg)
Harga (Rp)
Domba Kelas A
16-20
1.350.000
Domba Kelas B
21-24
1.400.000-1.600.000
Domba Kelas C
25-28
1.700.000-1.900.000
Domba Super A
29-32
2.000.000-2.200.000
Domba Super B
33-35
2.300.000-2.600.000
Domba Super C
36 lebih
2.700.000-3.100.000


Harga bisa berubah tergantung stock hewan qurban Segera hubungi kami untuk ketersediaan hewan qurban kambing, domba dan sapi.
Tersedia juga Sapi Brahman, Limosin dan PO (Peranakan Onggole)

Telp / SMS : 085 747 707 218 /
PIN BB : -

Alamat :
Purwojati Banyumas
Pasar Dunia
Hewan bisa dipilih di kandang kami dan Gratis titip Hewan Qurban Sebelum Di antar 


PEMELIHARAAN TERNAK DOMBA DAN KAMBING

Ternak kambing sudah lama diusahakan oleh petani atau masyarakat sebagai usaha sampingan atau tabungan karena pemeliharaan dan pemasaran hasil produksi (baik daging, susu, kotoran maupun kulitnya) relatif mudah. Meskipun secara tradisional telah memberikan hasil yang lumayan, jika pemeliharaannya ditingkatkan (menjadi semi intensif atau intensif), pertambahan berat badannya dapat mencapai 50 – 150 gram per hari. Ada tiga hal pokok yang harus diperhatikan dalam usaha ternak kambing, yaitu: pembibitan ,perawatan ternak, makanan, dan Kandang.
A. Pembibitan
Pemilihan bibit atau bakalan kambing dan domba yang akan dipelihara tergantung dari selera petani peternak dan kemampuan modal yang dimiliki. Akan tetapi secara umum yang menjadi pilihan petani peternak adalah kambing maupun domba yang mudah pemasarannya (Murtidjo, 1992). Pemilihan bibit harus disesuaikan dengan tujuan dari usaha, apakah untuk pedaging, atau perah (misalnya: kambing kacang untuk produksi daging, kambing etawah untuk produksi susu, dll). Secara umum ciri bibit yang baik adalah yang berbadan sehat, tidak cacat, bulu bersih dan mengkilat, daya adaptasi tinggi terhadap lingkungan.
  • Ciri untuk calon induk:
    1. Tubuh kompak, dada dalam dan lebar, garis punggung dan pinggang lurus, tubuh besar, tapi tidak terlalu gemuk.
    2. Jinak dan sorot matanya ramah.
    3. Kaki lurus dan tumit tinggi.
    4. Gigi lengkap, mampu merumput dengan baik (efisien), rahang atas dan bawah rata.
    5. Dari keturunan kembar atau dilahirkan tunggal tapi dari induk yang muda.
    6. Ambing simetris, tidak menggantung dan berputing 2 buah.
  • Ciri untuk calon pejantan :
    1. Tubuh besar dan panjang dengan bagian belakang lebih besar dan lebih tinggi, dada lebar, tidak terlalu gemuk, gagah, aktif dan memiliki libido (nafsu kawin) tinggi.
    2. Kaki lurus dan kuat.
    3. Dari keturunan kembar.
    4. Umur antara 1,5 sampai 3 tahun.
Menurut Sumoprastowo (1980) bahwa tujuan beternak kambing dan domba adalah untuk memperoleh anak keturunan yang banyak dan cepat besar, sehingga bisa lekas dijual untuk memperoleh hasil susu kambing yang banyak dan berkualitas.
Untuk mencapai tujuan dalam beternak kambing yaitu memperoleh anak dan susu yang memadai hasilnya, harus dipilih induk betina yang baik. Seekor induk betina bertubuh besar akan menghasilkan susu yang lebih banyak dari pada yang betubuh kecil, tetapi hal itu bukan ukuran yang pasti (Sarwono, 1995)



B. Perawatan Ternak

Perawatan merupakan salah satu bagian daripada pemeliharaan ternak yang tidak dapat diabaikan begitu saja. Beberapa perawatan penting yang harus dilakukan secara rutin dalam pemeliharaan ternak yaitu domba kambing antara lain:

1). Memandikan

Ternak yang tidak pernah dimandikan, maka bulunya akan kotor, gembel dan lembab terutama domba yang tidak pernah dicukur bulunya. Keadaan seperti ini merupakan tempat yang baik untuk bersarangnya kuman penyakit, parasit dan jamur yang dapat membahayakan terhadap kesehatan ternak.

Tujuan memandikan ternak yaitu untuk menjaga kesehatan ternak dari kuman penyakit, parasit dan jamur yang bersarang dalam bulu. Ternak yang dimandikan tampak lebih bersih, menarik dan lebih sehat.
Sebaiknya ternak dapat dimandikan secara rutin untuk jantan seminggu sekali sedangkan betina dapat
dimandikan sebulan sekali. Dalam memandikan ternak jantan dapat di dalam kandang atau dapat dilakukan di luar kandang atau di tempat pemandian (sumur dan kolam renang), sedangkan ternak betina dimandikan di dalam kandang sekaligus untuk sanitasi kandang.

2). Pencukuran bulu

Domba yang tidak pernah dicukur bulunya akan menjadi gembel dan akan sulit untuk dibersihkan, kondisi bulu yang seperti ini merupakan tempat yang baik untuk bersarangnya penyakit, parasit dan jamur yang dapat membahayakan kesehatan ternak.

Tujuan dilakukan pencukuran yaitu untuk menjaga kesehatan dari kuman penyakit, parasit-parasit luar (ekto parasit) seperti kutu serta penyakit kulit lainnya yang disebabkan oleh jamur. Selain untuk pencegahan penyakit, pencukuran juga dilakukan untuk memperindah domba terutama pejantan. Pada betina, seluruh rambut yang menempel di badan dipotong sedangkan pada jantan biasanya disisakan pada bagian leher (jenggot) dan punggung bagian depan untuk menambah kesan kejantanan dan keindahan ternak.Sebelum dicukur sebaiknya domba dimandikan terlebih dahulu agar dalam pelaksanaan pencukuran lebih mudah.

Pencukuran dapat dilakukan setahun 1 sampai 2 kali pada betina, sedangkan pada pejantan dilakukan setiap 3 sampai 4 bulan karena pejantan harus selalu kawin dan jika rambutnya panjang akan mengganggu aktivitas perkawinan, juga mengurangi keindahan. Pencukuran yang pertama dilakukan pada waktu domba telah berumur lebih dari 6 bulan agar domba tidak stress.

3). Pembutrikan

Pembutrikan merupakan kegiatan khusus dalam perawatan anak jantan dan jantan muda serta jantan dewasa. Pembutrikan merupakan pemotongan bulu disekitar tanduk khusus untuk domba garut jantan. Bulu disekitar tanduk dipotong sampai bersih karena bulu disekitar tanduk tersbut akan tumbuh dengan baik dan cepat sehingga dapat menghambat dari pada pertumbuhan tanduk, karena tanduk dan bulu akan berebutan makanan, sehingga dengan dilakukan pembutrikan ini tanduk akan tumbuh dengan cepat.

 Anak jantan mulai dibutrik pada umur satu bulan dan selanjutnya dibutrik setiap bulan untuk mempercepat proses pertumbuhan tanduk. Pada domba garut perawatan tanduk merupakan hal yang penting karena dapat mempengaruhi daya jual domba tersebut. Selain untuk mempercepat pertumbuhan tanduk, khususnya pada pejantan dewasa akan menyebabkan kerusakan pada tanduk yaitu tanduk akan mudah keropos dan pecah dan apabila diadukan maka tanduk akan pecah.
                                                       
4). Pemotongan kuku

Pemotongan kuku merupakan salah satu dari kegiatan perawatan kesehatan DOKA. Kuku yang panjang akan mengganggu proses pertumbuhan anak, karena anak akan berjalan dengan tidak wajar akibat terganggu oleh kuku. Cara berjalan yang tidak wajar tersebut akan terus terbawa sampai dewasa, hal ini akan menurunkan nilai jual. Pada DOKA dewasa, pemotongan kuku juga merupakan langkah preventif terhadap kemungkinan terjangkitnya penyakit kuku (pododermatitis) akibat banyak terselipnya kuman-kuman penyakit pada sela-sela kuku.

 Selain itu kuku yang panjangterutama pada jantan akan mengganggu proses perkawinan karena pejantan tidak bisa berdiri secara sempurna. Jika kuku tersebut patah maka akan mengakibatkan luka dan infeksi. Pemotongan kuku pada anak dimulai sejak anak berumur 6 bulan dan selanjutnya dilakukan seperti pada induk betina dan pejantan, yaitu 3-6 bulan sekali.
                                         
5). Pemberian telur dan madu

Pemberian telur dan madu ini khusus dilakukan pada domba pejantan pemacek, dengan tujuan untuk meningkatkan stamina, menjaga kesehatan dan memperbanyak sel telur yang dihasilkan. Pemberian telur ini biasanya diberikan setelah jantan melakukan perkawinan atau pada saat menjelang pejantan tersebut akan turun lapang (diadukan). Dosis pemberian yaitu 1 telur dicampur dengan madu sebanyajk 3 sendok teh, dan pemberiannya dengan cara dicekokkan.
                                            
6). Perbaikan dan pemeliharaan tanduk

Perbaikan tanduk ini jarang dilakukan. Perbaikan tanduk hanya akan dilakukan jika terdapat domba jantan yang tanduknya tidak simetris atau tanduknya rapat sampai menusuk ke lehernya, maka tanduk tersebut segera untuk diperbaiki. Cara perbaikan tanduk masih bersifat tradisional yaitu dengan cara tanduknya dibakar dengan mengggunakan bara api. Sebelum dilakukan pembakaran tanduk, tanduk tersebut diolesi dengan menggunakan kecap yang telah dicampur dengan minyak.

Tujuan pemberian kecap dan minyak pada saat pembakaran yaitu agar tanduk tidak terbakar dan gosong. Pembakaran tanduk ini biasanya dengan menggunakan obor, dimana api ditiup-tiupkan pada bagian tanduk yang akan diperbaiki. Prinsip dari pembakaran tersebut yaitu hanya untuk membuat  tanduk tidak keras (agar empuk) pada saat diperbaiki (ditarik), jadi dalam proses pembakarannya api diusahakan hanya menghangatkan tanduk saja, api tidak boleh terus mengenai tanduk. Setelah dibakar dan tanduk terasa sudah empuk maka tanduk ditarik atau diperbaiki dengan menggunakan tangan atau besi yang berlubang. Perbaikan tanduk dilakukan pertama kali pada saat ternak mencapai umur minimal 1 tahun (SP).



C. Pakan
Jenis dan cara pemberiannya disesuaikan dengan umur dan kondisi ternak. Pakan yang diberikan harus cukup protein, karbohidrat, vitamin dan mineral, mudah dicerna, tidak beracun dan disukai ternak, murah dan mudah diperoleh. Pada dasarnya ada dua macam makanan, yaitu hijauan (berbagai jenis rumput) dan makan tambahan (berasal dari kacang-kacangan, tepung ikan, bungkil kelapa, vitamin dan mineral).
Cara pemberiannya :
  • Diberikan 2 kali sehari (pagi dan sore), berat rumput 10% dari berat badan kambing, berikan juga air minum 1,5 – 2,5 liter per ekor per hari, dan garam berjodium secukupnya.
  • Untuk kambing bunting, induk menyusui, kambing perah dan pejantan yang sering dikawinkan perlu ditambahkan makanan penguat dalam bentuk bubur sebanyak 0,5 – 1 kg/ekor/hari.

D. Kandang

Sebaiknya ternak dipelihara dalam kandang agar :
1. Memudahkan pengawasan terhadap ternak yang sakit, atau yang sedang dalam masa kebuntingan.
2. Memudahkan dalam pemberian pakan
3. Menjaga keamanan ternak.

Ada 2 macam bentuk kandang yaitu :

1.    Kandang dengan lantai tanah yang diatasnya cukup diberi jerami kering.
2.    Kandang berbentuk panggung dengan kolong di bawah nya.

Syarat-syarat kandang yang baik adalah :

-    Kandang cukup luas, kira-kira 1 m2 per ekor kambing dewasa.
-    Tempat harus kering, mendapat cukup sinar matahari pagi dan mudah dibersihkan.
-    Terlindung dari hujan, angin langsung dan terik matahari.
-    Sebaiknya di sekeliling kandang (terutama yang berlantai tanah) dibuat parit untuk menghindari becek dalam kandang.
-    Kotoran harus mudah dibuang yaitu dengan membuat lobang di bawah kandang agar kotoran dan bahan sisa lainnya langsung jatuh ke dalam lobang, yang merupakan bahan pembuat pupuk kandang.
-     Letak kandang tidak terlalu dekat dengan rumah atau bangunan lain
-     Kandang terbuat dari bahan yang cukup kuat, tetapi murah dan mudah didapat. Alas dapat dibuat dari bambu atau kayu yang disusun/dianyam agak jarang. Dinding kandang dari bambu atau kayu sedang atap dari rumbia kajang, alang-alang, dan sebagainya. Tinggi lantai diatas permukaan tanah 50-70 Cm, sedang jarak lantai ke atap 150-175 Cm. Pada bagian belakang dibuatkan pintu dan tangga untuk keluar masuk ternak dan pada sis kandang sebelah depan dibuatkan tempat makanan dan minuman.
-     Tempat makanan berupa bak dari kayu atau bambu dibuat sepanjang sisi depan bagian luar kandang dengan lebar kira-kira 50 Cm. Letaknya lebih tinggi 20-30 Cm dan lantai kandang.
-     Tempat minuman dari ember plastik atau belanga dari tanah diletakkan di samping bak makanan. Tempat garam dibuat dari bambu atau kotak kayu yang dipakukan setinggi kira-kira 50 Cm dari lantai. Terutama untuk kandang berlantai tanah harus diberi alas jerami kering yang perlu dibalik-balik jika sudah terlalu basah atau segera diganti dengan jerami yang baru.