PASAR DUNIA TRANSAKSI BERKAH DAN TERPERCAYA

Pasar Dunia Membantu Penjualan dan pembelian barang dan jasa yang anda perlukan.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 08 Januari 2015

Honda Thailand Luncurkan


Bangkok - Akhir Januari 2014 lalu, AP Honda Motor CO, pemegang merek sepeda motor Honda di Thailand baru saja merilis beberapa motor baru. Diantaranya adalah refreshment dari MSX125 dengan warna baru dan penampilan terbaru All New Honda PCX 150.

Honda MSX125, motor kecil dari Honda ini mendapatkan warna baru, biru. Warna biru ini melengkapi pilihan warna yang sebelumnya ada yaitu putih, merah, dan hitam. Selain itu, detail MSX125 juga diberi sentuhan warna emas, ada di pelek, tabung sokbraker depan juga pernik kecil lainnya.

AP Honda merilis New MSX125 melalui Honda Wing (sebutan untuk jaringan dealer Honda di seluruh Thailand) mulai 23 Januari. Harga jualnya adalah 67.800 Bath atau sekitar Rp 25,4 jutaan.

Motor yang kedua adalah All New Honda PCX 150. Bentuknya persis New PCX 125 yang sudah lebih dulu dipasarkan di Vietnam (klik di sini) . Desain baru ini dikawinkan dengan mesin 150 cc terdahulu yang sudah terbukti durabilitasnya.

Di Thailand, Honda PCX pertama kali dipasarkan pada 2009 silam. Total hingga tahun 2014 sudah ada 130.000 unit yang terjual di Negeri Gajah Putih tersebut. Tak heran bila Honda di Thailand begitu opsimis motornya ini bisa diterima pasar.

Desain baru All New PCX memang masih mirip model terdahulunya, tapi detail dan garis bodinya banyak berubah. Yang dulu banyak membulat, kini jadi lebih kaku. Lampu depan benar-benar tampil beda dengan bentuk lebih kotak. Begitu juga dengan yang belakang. Malah desain lampu sein barunya menyatu dengan bodi.

Menariknya, semua lampu sudah menggunakan LED. Selain lebih mewah layaknya mobil-mobil terbaru, aplikasi lampu LED juga dapat menghemat daya hingga 60 persen. Lampu LED bisa dilihat pada lampu utama, sein juga lampu belakang.

Di bawah joknya masih ada bagasi dengan volume 25 liter. Satu helm full face dan beberapa perlengkapan berkendara bisa dimasukan. Selain itu, Honda juga menambahkan penahan engsel untuk mencegahnya menutup tiba-tiba.

Kapasitas laci di bawah setang juga bertambah 74 persen, kini bisa menampung botol 500 ml. Posisi tangki bahan bakar masih berada di area pijakan kaki, kapasitasnya tetap 8 liter. Kunci immobilizer-nya kini dilengkapi juga dengan fitur tambahan. Yaitu dapat mengatifkan alarm dan lampu parkir, enggak perlu bingung lagi mencari posisi motor ketika memarkirkan Honda PCX kesayangan. 

Untuk waktu peluncurannya, Honda di Thailand menjanjikan motor ini akan mulai dilepar ke pasaran pada kuartal pertama 2014. Di Indonesia, kabarnya model ini juga akan mengaspal mulai akhir tahun 2014. Sabar ya! (motor.otomotifnet.com)

Program Revitalisasi Pasar Tradisional

Program Revitalisasi Pasar Tradisional
Melihat fungsi dan peran pasar tradisional yang strategis dalam peningkatan pendapatan dan penyerpan tenaga kerja, maka dalam pembangunan sector perdagangan merupakan salah satu program prioritas yang telah dikembangkan mulai tahun 2004-2009 merupakan Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan Dalam Negeri.

Program tersebut secara simultan dan sinergis akan terus dikembangkan untuk memperkuat pasar dalam negeri melalui pemantapan suplai serta menjaga kelancaran dan efisiensi distribusi barang kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah tanah air.


Dibalik peran pasar tardisional yang strategis tersebut diperlukan upaya-upaya dalam rangka meningkatkan  daya saing pasar tradisional yang identik dengan sebuah lokasi perdagangan yang kumuh, semrawut, kotor dan merupakan sumber kemacetan lalu lintas.

Citra Pasar Tradisional yang kurang baik tersebut sudah semestinya mendapat perhatian yang cukup besar karena didalamnya terkait dengan hajat hidup orang banyak. Pembenahan Pasar Tradisional  menjadi tempat belanja yang bercitra positif adalah suatu tantangan yang cukup berat dan harus diupayakan sebagai rasa tanggung jawab kepada public.

Pembenahan pasar tradisional tentu saja bukan hanya tugas  pemerintah tetapi juga masyarakat, pengelola pasar dan para pedagang tradisional untuk bersinergi menghapus kesan negative tersebut sehingga pasar tradisional masih tetap eksis di tengah persaingan yang semakin ketat.
1. Pengelolaan Manajemen Pasar


  • Visi dan Misi. Pihak pengelola pasar (Dinas Pasar ditingkat kebijakan dan Perusahaan Daerah) harus memiliki visi dan misi yang jelas tentang arah dan bentuk pasar tradisional yang dikembangkan kedepan.
  • Tugas pokok pengelola pasar adalah melakukan pembinaan terhadap pedagang, menciptakan kondisi pasar yang kondusif dan layak untuk berusaha serta mengupayakan kelancaran distribusi barang sehingga tercipta kestabilan harga barang. Pengelola pasar harus memahami tugas dan fungsinya sebagai pengelola. Orientasi pemerintah daerah masih lebih cenderung pada peningkatan PAD dari pada peningkatan pelayanan kepada masayarakat.
  • Jelas dan pahamnya SOP (Standard Operation Procedure) dimana kinerjanya dapat diukur yang tertuang didalam SOP, namun saat ini SOP Pasar Tradisional dan implementasinya di lapangan belum mencerminkan diterapkannya manajemen yang baik dan benar sehingga masih terjadi banyak salah kelola dan pelanggaran tanpa adanya sanksi yang tegas.
  • Manajemen Keuangan Yang Akuntabel dan Transparan, namun kenyataannya masih belum sesuai karena pengelola pasar masih banyak tidak tranparan dan secepatnya menyatakan rugi walaupun kondisi nyata di lapangan menunjukkan bahwa mereka sangat potensial untuk mendapatkan keuntungan.
  • Pemeliharaan sarana Fisik. Di beberapa pasar tradisional ditemukan bahwa pemeliharaan dilakukan setiap 5 tahun dan umumnya dilakukan atas inisisatif para pedagang sendiri tetapi dengan cara tambal sulam. Kondisi ini menyebabkan pasar tradisional semakin menjadi tidak indah dan tidak bersih. Dampaknya sarana pasar yang seharusnya diperuntukkan untuk bisa bertahan lebih dari 25 tahun menjadi tidak terwujud. Dengan mudah pasar yang baru dibangun, kembali menjadi kumuh dalam waktu singkat.
  • Pedagang Kaki Lima harus Tertib dan layak. Pedagang Kaki lima sangat memerlukan tempat untuk menjajakan dagangannya. Mereka selalu mencari tempat yang ramai dikunjungi pembeli. Sayangnya belum ada solusi yang memadai untuk mereka, cenderung dibiarkan saja sehingga mereka menempati pinggiran jalan untuk menjual. Konsep Pasar Tradisional adalah mengakomodasi tempat penjualan sector informasi yang layak dan sesuai dengan yang mereka inginkan.
  • Premanisme hal ini juga merupakan ciri pasar tradisional yang sangat mengganggu kelancaran dan efisiensi transaksi antara pembeli dan penjual. Hal ini harus diberikan solusi yang baik sehingga konsumen tidak dikorbankan karena membeli barang dengan harga tinggi.
  • Adanya Pengawasan Terhadap barang yang dijual dan Standarisasi Ukuran serta timbangan. Pengelola pasar harus melakukan koordinasi dengan pihak yang berkompeten untuk melaksanakan pengawasan secara rutin demi melindungi kepentingan konsumen.
  • Fasilitas Umum, Parkir, Toilet yang bersih, pembuangan sampah dan limbah yang teratur juga merupakan hal penting bagi pengelola pasar untuk mengembangkan pasar tradisioanl (not just natural but clean).
  • Penataan Los/Kios/Lapak yang beraturan. Adanya kemampuan dan ketegasan oleh manajemen pasar dalam mengatur kios dan lapak secara baik dan rapi. Dalam hal ini pengelola pasar harus tegas mana yang memang peruntukkannya mana yang tidak sehingga bagi yang melanggar dapat dikenakan sanksi.
  • Adanya Asosiasi Pengelola Pasar Tradisional yaitu  Adanya perhimpunan pengelola pasar ini diharapkan mampu memberikan solusi, alternatif  jalan keluar serta kebersamaan dalam menentukan sikap dan arah agar pasar tradisional tetap eksis dan berkembang menjadi pasar tradisional modern yang kokoh dan berdaya saing global.
  • Adanya sikap mental kewirausahaan bagi pengelola pasar dan manajemen seperti halnya melalui pendidikan formal, seminar-seminar kewirausahaan, Training dan Practising baik indoor maupun outdoor, Otodidak, Komitmen Pribadi, Lingkungan dan Pergaulan yang kondusif. Dari kesemua itu diharapkan mampu menggali seluruh potensi pendapatan yang dimiliki ssehingga mampu meningkatkan kontribusi di masa yang akan datang.

Namun yang terpenting adalah komitmen diri dari masing-masing pengelola untuk meraih prestasi guna membangun dan mengembangkan pasar yang dikelola.

  • Pembinaan Disiplin Pedagang adalah Pengelola pasar harus membuat peraturan yang jelas dan kemudian dilakukan sosialisasi dan proses edukasi kepada para pedagang secara rutin dan menyeluruh sehingga semua penghuni pasarmengetahui isi dan maksudnya. Adanya komitmen dari penghuni pasar untuk mentaatinya agar bisa selalu diingat oleh para penghuni pasar, maka naskah peraturan dibuat menjadi semenarik mungkin dan ditempel di berbagai tempat  di lokasi pasar.
  • Penegakan Aturan dan Pengenaan Sanksi yang tegas pada setiap pelanggaran namun tidak diskriminatif dan harus  konsisiten menjalankan peraturan. Pasar akan terjaga ketertibannya apabila pelaku-pelaku didalamnya mentaati peraturan dengan baik dan konsekuen.
  • Ciptakan Pola Pengamanan Bersama dimana petugas sekuriti yang terbatas jumlahnya harus dibantu oleh semua penghuni pasar agar tercipta suatu pola pengamanan bersama. Setiap pedagang harus memiliki tanggung jawab tertentu terhadap keamanan.

2. Peningkatan Pengetahuan Dasar Bagi Para Pedagang

  • Pelatihan Administrasi Pembukuan yaitu tata cara pencatatan transaksi keuangan dan dapat dengan mudah melakukan analisa keuangan.
  • Pelatihan Strategi Penjualan terutama pengaturan barang dagangan (display), pelayanan kepada pembeli, tekhnik komunikasi serta transaksi yang jujur namun tetap menguntungkan, serta promosi barang yang dijual.
  • Sistem Stok dan Delivery yaitu tidak terjadinya penumpukan jika terjadi penurunan permintaan serta tidak kekurangan pada saat permintaan sedang meningkat. Ini terkait langsung dengan mekanisme serta sistim delivery atau distribusi barang dagangan pada waktu yang dibutuhkan dengan jumlah yang tepat. (perlu adanya jalur atau pintu masuk yang khusus untuk traffic barang).
  • Informasi harga barang di pasar,  sebaiknya memiliki akses yang sama untuk mendapatkan informasi tentang harga yang sedang berlaku untuk semua jenis barang yang diperdagangkan di pasar. Ini juga akan memberikan kepuasan terutama konsumen tidak ragu dengan harga yang pantas dan kualitas yang sesuai.
  • Memahami Perilaku Konsumen, Bagaimna memuaskan pelanggan dari factor lainnya seperti adanya kenyamanan berbelanja dan adanya nuansa khusus menarik lainnya yang tidak dimiliki oleh pasar modern.
  • Promosi dan Hari Pelanggan Daya tarik pasar tercipta dengan adanya kharakteristik dan keunikan bagi pelanggan yang harus dikemas dalam berbagai hal mulai dari jenis barang dan makanan yang dijual sehingga pada program promosi. Manajemen Pasar bekerja sama dengan pedagang untuk menentukan Hari Pelanggan dimana dalam satu waktu/hari melakukan kegiatan yang unik seperti berpakaian unik (Happening Arts) mengadakan beberapa program acara yang menarik.
Kesimpulan : Modernisasi bukan satu-satunya solusi, tetapi bisa dilakukan peningkatan fungsi dan daya tarik Pasar Tradisional dalam bentuk lain dengan menciptakan sesuatu yang khas dan unik namun tingkat kenyamanan, keamanan, kebersihan dan ketertiban menjadi terpelihara dengan baik.

Selasa, 30 Desember 2014

Pengertian Product Screening

Pengertian Product Screening

Senin, 15 Desember 2014

Pengertian Idea Generation

Pengertian Idea Generation


Senin, 01 Desember 2014

Pengertian Commercialization

Pengertian Commercialization

Sabtu, 15 November 2014

Pebgertian Test Marketing-Test Pasar

Definition: To test multiple marketing scenarios and select the most promising for expansion.

Introducing a new product or service without first testing the market is like jumping off a cliff into the sea, blindfolded--unthinkable, life threatening, treacherous and unnecessarily risky. Many new ideas and products are successful because their creators identified an unmet need in the market and verified the viability of that concept.
Your time and money are extremely valuable to you--you can't afford to waste them by investing them in producing a product or service that fails in the marketplace. The more you test your product before you produce and sell it, the more likely you are to earn the sales and profits that you desire. Just remember, every dollar you spend in market testing will save you many dollars of losses later on in the marketing process.
Idealnya semua produk sebelum diluncurkan secara luas dilakukan tes pasar terlebih dahulu. Tujuan utama tes pasar untuk melihat respon dan efektivitas strategi marketing yang diterapkan. Di Indonesia, ada beberapa perusahaan yang memilih melakukan tes pasar. Persentasenya kurang lebih 40-60% produk yang diluncurkan dilakukan tes pasar di daerah tertentu terlebih dahulu. Tes pasar terutama dilakukan untuk produk-produk baru dan produk existing yang dimodifikasi atau diperbaiki. 

Keuntungannya cukup banyak, antara lain dapat mengukur respon pasar terhadap produk yang ditawarkan. Demikian pula jika menghadapi sejumlah masalah, maka masalah tersebut dapat dilokalisir, dengan demikian dapat membantu memperkecil risiko. Tes pasar juga memberikan waktu kepada tim pemasaran untuk mempersiapkan peluncuran dalam jangkauan yang lebih besar lagi. Dengan tes pasar, tim pemasaran sudah belajar karakteristik produk dan pasar yang dituju. Hal ini akan memperpendek “learning curve” jika kelak peluncuran dilakukan dengan skala yang lebih besar.


Selain keuntungan tentunya ada kerugiannya. Di samping membutuhkan waktu juga dikhawatirkan dapat di-copy oleh pesaing sehingga si pionir akan kehilangan momentum. Kerugian lain jika dilakukan dalam waktu yang cukup lama (misalnya lebih dari 6 bulan) akan membuat bujet pemasaran tidak efisien. Oleh sebab itu, lakukan survei atau studi yang mendalam sebelum produk diluncurkan. Jika telah dilakukan, kita butuh tes pasar jika belum yakin akan beberapa aspek pemasaran yang akan diterapkan. Dan jangan lupa untuk membatasi waktu tes pasar dan menentukan kriteria sukses atau tidak sukses tes pasar tersebut. Jangan membiarkan tes pasar berlarut-larut tanpa batas waktu yang jelas.
Kecolongan sudah bukan hal yang asing lagi, mengingat setiap perusahaan besar dan marketing oriented senantiasa mempunyai market intelligence yang kuat. Untuk itu suatu perusahaan harus mempunyai market intelligence dan lebih berhati-hati dalam mengelola perencanaan peluncuran produk baru. Kadang kebocoran informasi bisa datang dari internal dan jaringan. Tergantung tingkat kemiripannya, jika yang mirip adalah spesifikasi teknis, pastinya kita sudah dapat memperkirakan di mana titik kebocorannya. Persaingan sekarang menuntut kecepatan dan ketepatan. Maka perbaikilah time cycle proses peluncuran produk atau program baru agar lebih kompetitif dalam hal waktu.

Minggu, 02 November 2014

Pengertian Business Analysis-Analisa Usaha

Definisi Business Analysis-Analisa Usaha

Business analysis is the discipline of identifying business needs and determining solutions to business problems.
Analisis usaha adalah disiplin ilmu untuk mengidentifikasi kebutuhan bisnis dan menentukan solusi untuk masalah-masalah bisnis.
Solutions often include a systems development component, but may also consist of process improvement, organizational change or strategic planning and policy development.
Solusi sering termasuk komponen sistem pembangunan, tetapi juga dapat terdiri dari perbaikan proses, perubahan organisasi atau perencanaan strategis dan pengembangan kebijakan.
The person who carries out this task is called a business analyst or BA.
Orang yang melaksanakan tugas ini disebut analis bisnis atau BA.
Those BAs who work solely on developing software systems may be called IT Business Analysts, Technical Business Analysts, Online Business Analysts or Systems Analysts.
BA adalah mereka yang bekerja hanya pada sistem perangkat lunak berkembang mungkin disebut Analis Bisnis IT, Bisnis Teknis Analis, Bisnis Online atau Analis Sistem Analis.
KNOWLEDGEABLE
Pertama, BA seharusnya adalah orang yang kompeten dibidangnya. Dia harus memiliki ilmu pengetahuan yang sangat luaaaassss dan bisa menggunakan kemampuannya dalam analitical ke bisnis issue dengan kemampuan investigasi yang cukup tinggi.
BUSINESS PROCESS
Kedua, seorang BA harus ahli dalam modeling atau mapping tentang bisnis proses. Bukan modeling pragawan/ti yaa.. tapi teteup ga pindah jalur dari bidang IT. Misalnya si BA ini harus jago pula dalam menggunakan tools untuk mempermudah pekerjaannya seperti Visio, Rational Rose, etc. Jadi teteuuup, bisnis proses adalah salah satu dasar utama yang harus dia mengerti dalam suatu project.
PROJECT MANAGEMENT
Heuheu, kalo kata wikipedia harus strong project managementnya, well practise and principles. Apa sih yang dimaksud project management? Kalau benar itu yang dimaksud sih bisa saya jelaskan disini, yaitu.. harus bisa memanage apa yang harus dikerjakan oleh teamnya (developer, tester, QC, etc), harus mahir menggunakan MS.Project atau yang free seperti Gantt Chart. 
Sisanya, selain harus bisa identifikasi data untuk dianalisa untuk dibikin sistem yang lebih baik, pengetahuan IT-nya juga harus okeh, analisa waktu, cost, dan usahanya, dan sesuai dengan tujuan akhir dari suatu project tentunya.
Seberapa penting sih kehadiran si BA ini? beberapa ada yang bilang penting, tapi banyak juga software house yang tidak menggunakan jasa si BA ini. Jadi, kalau saya akan mengembalikan lagi pertanyaan ini ke anda, sejauh mana anda memerlukan seseorang untuk menganalisa bisnis proses dari client anda.